
Selama dua tahun terakhir, ballet flats sudah menjadi andalan banget buat gaya sehari-hari. Namun sekarang, waktunya upgrade sepatu! Ada tren baru yang siap bikin outfit kamu makin kece dan lebih nyaman: ballet sneakers yang diplesetkan menjadi Sneakerina.
Yup, ballet sneakers menggabungkan kenyamanan sneakers dan keanggunan ballet flats. Dengan sol karet empuk seperti sneakers tapi tetap punya desain ramping dan elegan ala ballet flats, kadang-kadang bahkan dilengkapi dengan pita yang mengikat pergelangan kaki.
Gaya Sneakerina pun jadi jawaban buat kamu yang ingin tampil chic tapi tetap bisa bergegas saat menjemput anak sekolah.
Baca juga: 7 Hal yang Hanya Dipamerin oleh Kalangan Middle Class di Medsos
Dari Ballet Flats ke Ballet Sneakers
Tren ini tidak muncul begitu saja, lho. Di Fashion Month yang baru lalu, beberapa desainer ternama seperti Simona Rocha dan Wales Bonner sudah memperkenalkan Sneakerina dalam koleksi mereka.
Dalam koleksi Simona Rocha, sepatu low-top berbahan satin diberi ujung bundar dan tali berpita. Wales Bonner memamerkan Sneakerina untuk pria: Siluet bundar bahkan menampilkan tali gaya Mary Jane yang mungil.
Bahkan, Louis Vuitton juga tak mau ketinggalan. Pada 4 April nanti, Louis Vuitton akan meluncurkan Sneakerina miliknya sendiri, ballet sneakers mewah yang menampilkan pola monogram khas rumah mode tersebut. Koleksi ini akan tersedia di seluruh outlet LV pada 11 April 2025.
Kunci utama ballet sneakers adalah dua fungsi dalam satu sepatu, memadukan detail desain sepatu balet dengan kenyamanan dan kemudahan sepatu kets.
"Tren sepatu balet benar-benar tren mikro bagi kami," kata Tiffany Hsu, kepala bagian pembelian di Mytheresa. "Karena sepatu balet menjadi tren besar dalam beberapa musim terakhir, sepatu kets hanyalah evolusi dari tren tersebut."
Namun, ballet sneakers juga menimbulkan kontroversi karena tampilannya yang avant-garde.
"Ini gaya yang sangat spesifik, yang dapat dianggap kontroversial, jadi tidak cocok untuk semua orang," kata Hsu. "Anda butuh koleksi pakaian yang sesuai dengan estetika ini, tapi saya yakin mengambil risiko dalam mode itu menyenangkan, kok."
Baca juga: Tajir Melintir, Ben Affleck Ogah Belikan Anaknya Sepatu Mahal
Tips padu padan ballet sneakers
Untungnya, ada banyak merek yang menawarkan gaya minimalis dari sisi harga, seperti Adidas Taekwondo Mei Ballet yang bertali pergelangan kaki, atau versi ramping dari Zara Ballet Flat Trainers. Keduanya dapat dipadukan dengan blazer, kemeja berkancing, dan celana jins untuk tampilan kasual yang siap dipakai ke kantor.

Ada berbagai cara lain untuk memakai ballet sneakers. Coba intip gaya selebriti yang sudah duluan bergaya Sneakerina. Chloë Sevigny, misalnya, tampil effortless dengan Sneakerina hitam yang dipadukan dengan kaos sporty dan gym shorts.
Amelia Gray memilih gaya yang lebih fancy dengan memadukan Sneakerina pink dengan dress putih dan coat bulu.
Fashion icon seperti Bella Hadid dan Dua Lipa sudah sering terlihat pakai sepatu ini. Bella lebih suka model dari VIVAIA yang berbahan daur ulang dan punya desain yang bisa dilipat (super travel-friendly).
Sedangkan Dua Lipa terlihat memakai sepatu balet Puma Speedcat Ballet Leather saat bersantai di studio Pilates. Boleh dibilang, itu mungkin menjadi satu-satunya sepatu yang melampaui Speedcat dalam hal popularitas.
Sementara itu, Jennifer Lawrence juga tidak mau ketinggalan dengan Loewe Ballet Runner 2.0 atau Adidas Taekwondo strip merah yang dipadukan dengan dress putih dan jaket warna yellow butter, warna yang ngetren tahun 2025 ini.
Baca juga: Kasus Arra, dan Fenomena Anak yang Berkembang Lebih Cepat dari Kacamata Peneliti
Kenapa Harus Coba Sneakerina?
Kita semua tahu bahwa sneakers itu nyaman dan ballet flats itu manis dan elegan. Tetapi Sneakerina adalah kombinasi sempurna dari keduanya. Bunda tetap bisa tampil anggun tanpa harus mengorbankan kenyamanan.
Selain itu, gaya Sneakerina ini gampang sekali dipadukan dengan berbagai outfit. Mau pakai jeans dan t-shirt? Oke. Dress yang manis untuk arisan bareng bestie? Bisa banget. Bahkan buat gaya sporty atau streetwear pun tetap cocok!
Selain itu, tren ini juga masuk akal banget di tahun 2025, di mana fashion lebih mengutamakan keseimbangan antara gaya dan kenyamanan. Perempuan aktif seperti kita tidak perlu lagi tersiksa pakai heels tinggi setiap hari. Sekarang, kita bisa tampil stylish tanpa harus mengalami kram kaki di penghujung hari.