
Usia 35+ ditandai dengan penurunan fungsi skin barrier yang membuat kulit tubuh jadi lebih rentan mengalami tanda-tanda penuaan. Kulit jadi lebih kering sehingga lebih rentan berkerut. Selain itu, elastisitas dan kekencangan kulit juga mengalami penurunan akibat berkurangnya produksi kolagen dan elastin. Ini adalah kondisi umum yang terjadi pada skin barrier semua orang saat kulit memulai proses aging atau penuaan.
Skin barrier adalah garis pertahanan kulit utama yang ada di lapisan epidermis. Strukturnya menyerupai batu bata (sel) dan semen (lemak dan protein) yang bersama-sama menciptakan dinding (barrier). Tugas utamanya adalah melindungi kulit dari bakteri dan virus penyebab penyakit, menjaga suhu tubuh sekaligus menyeimbangkan kelembapan kulit.

Nah, memasuki usia 35 tahun, cara bekerja skin barrier kulit mengalami perubahan sehingga menyebabkan berubahnya pula kondisi kulit. Untuk menjaga kesehatan kulit dan meminimalisir efek perubahan skin barriersetelah usia 35, rutinitas perawatan kulit harianmu perlu disesuaikan.
Baca juga: 4 Hal Berharga Ketika Memasuki 35+
Apa yang Terjadi pada Skin Barrier Kulit di Usia 35+?
1. Fungsi Skin Barrier Melemah
Usia 35+ ditandai dengan menurunnya kemampuan skin barrier dalam mempertahankan kelembapan kulit. Ini terjadi karena menurunnya produksi minyak alami danlipid seperti ceramide, kolesterol dan asam lemak yang mendukung fungsi skin barrier.
Pelemahan fungsiskin barrier ini membuat kulit lebih rentan menghadapi faktor-faktor lingkungan di luar tubuh yang dapat merusak kulit seperti polutan, sinar UV dan cuaca ekstrim dingin/panas. Akibatnya, kulit menjadi lebih cepat kering, lebih sensitif, bahkan mudah bersisik dan gatal.
2. Melambatnya Pergantian Sel
Kulit normal melakukan regenerasi (pergantian) sel rata-rata setiap 28 hari. Memasuki usia 35+, pergantian sel ini mulai melambat yang kemudian terjadi setiap 45-60 hari saat usia mencapai 40 tahun. Akibatnya, sel-sel kulit mati menumpuk di permukaan kulit yang menyebabkan tekstur kulit menjadi kasar dan warnanya menjadi kusam.
Melambatnya pergantian sel juga membuat kemampuan sel kulit untuk menyembuhkan diri sendiri jadi menurun. Akibatnya, kondisi kulit lambat pulih ketika mengalami luka, atau sulit menjadi cerah kembali ketika mengalami hiperpigmentasi akibat sinar UV matahari.
Simak juga: Rahasia Punya Kulit Lembap dan Youthful di Usia 35+
3. Menurunnya produksi kolagen dan elastin
Produksi kolagen dan elastin mengalami penurunan. Kolagen dan elastin adalah dua jenis protein yang berada di lapisan dermis kulit yang membantu fungsiskin barrier.
Kolagen menciptakan struktur dan kekenyalan kulit sementara elastin membuat kulit jadi elastis. Produksi kolagen dan elastin yang menurun membuat kulit menjadi mudah kendur dan kehilangan kekenyalannya sehingga rentan keriput
Bagaimana Meminimalisir Dampaknya?
Perubahan cara bekerja skin barrier setelah usia 35 itu nyata. Kamu perlu menyesuaikan rutinitas perawatan kulit tubuhmu sehati-hari untuk meminimalisir dampaknya. Bagaimana caranya?.
- Lindungi Kulit dari Sinar UV
Gunakan sunscreen untuk lindungi kulit tubuhmu, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Pilih pakaian yang menutup permukaan kulit agar sinar UV tidak langsung mengenai kulit.
- Gaya Hidup yang Sehat
Kebiasaan sehari-hari bisa membantu meminimalisir dampak buruk proses menurunnya kerja skin barrier di usia 35+. Pastikan kamu mengonsumsi makanan yang bernutrisi untuk kulit (sayur, buah dan protein rendah lemak).
Lalu, cukupi kebutuhan cairan harianmu (2 liter per hari), lakukan olahraga secara rutin, dan tidur yang cukup serta berkualitas. Hindari kebiasaan merokok dan minuman beralkohol.
- Gunakan Pelembab Tubuh
Gunakan pelembab yang baik untuk menjaga kulit tubuhmu agar tetap lembab, segar dan terhindar dari kekeringan dan kerutan.
- Mandi dengan Sabun yang Formulanya Lembut
Sabun yang formulanya terlalu keras akan mengikis minyak alami kulit sehingga menjadikannya rentan kering. Pilih sabun mandi yang formulanya lembut seperti Biore Serum Body Foam.
Sabun cair Biore Serum Body Foam memiliki advanced formula yang dapat 2x meningkatkan jumlah amino acid yang melapisi kulit, sehingga kulit dapat terjaga kelembapannya.
Biore Serum Body Foam bekerja dengan menahan amino acid yang ada di permukaan kulit sehingga tidak terkikis saat kamu mandi, dan menambah jumlah amino acid tersebut di permukaan kulit. Kulit pun jadi lembap hanya dalam satu kali mandi. Klik di sini untuk info lebih lanjut soal Biore Serum Body Foam.
Tidak perlu khawatir ketika usia 35 datang. Memahami perubahan skin barrier di usia ini adalah langkah awal untuk mengantisipasinya. Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, kamu dapat menjaga kesehatan dan kecantikan kulit di usia berapa pun.