The best way to make children good is to make them happy.
Oscar Wilde

Kenali Tanda Growth Spurt pada Si Kecil dan Cara Menghadapinya

author
Dewi Shinta N
Jumat, 4 April 2025 | 10:05 WIB
Growth Spurt |

Growth spurt adalah lonjakan pertumbuhan pada bayi yang terjadi di awal-awal bulan setelah kelahiran. Dalam masa ini, tubuh dan otak Si Kecil sedang berkembang pesat yang terkadang membuat ia tidak nyaman sehingga membuat Si Kecil cranky/ rewel.

Growth spurt dapat terjadi kapan saja selama tahun pertama. Meskipun setiap anak berbeda, Si Kecil biasanya mengalami lonjakan pertumbuhan pada waktu-waktu berikut:

  • 1 sampai 3 minggu

  • 6 sampai 8 minggu

  • 3 bulan

  • 6 bulan

  • 9 bulan

Bunda bisa mengenali lonjakan pertumbuhan Si Kecil ini dari bertambahnya berat badan, tinggi badan, dan otak yang berkembang dilihat dari bertambahnya lingkar kepala.

Tanda-tanda Si Kecil dalam Fase Growth Spurt 

Fase growth spurt biasa berlangsung 2–3 hari, tetapi terkadang bisa sampai satu minggu. Setiap anak mungkin menunjukkan tanda growth spurt yang berbeda-beda, tetapi berikut adalah beberapa tanda yang umum terjadi:

- Cranky/ Rewel

Si Kecil cranky atau lebih rewel dari biasanya bisa menjadi tanda ia sedang berada di fase growth spurt.  Bentuk rewel ini ditandai dengan Si Kecil yang mudah bangun ketika tidur di siang dan malam hari disertai merengek atau menangis.

- Perubahan Pola Tidur

Jika Bunda pernah melihat Si Kecil tidur sangat lama, saat memasuki fase growth spurt pola tidur Si Kecil ini akan berubah. Ia akan terlihat lebih gelisah, kesulitan tertidur atau bangun sepanjang malam. Atau, sebaliknya, ia mungkin tidur untuk waktu yang lebih lama. Jadi, jangan kaget jika Bunda melihat perubahan pola tidur pada Si Kecil, ya.

- Lapar Terus Menerus

Si Kecil mungkin tiba-tiba ingin menyusu sepanjang waktu. Ini terlihat dari lebih banyak volume per sekali menyusu, durasi menyusu yang lebih lama dan lebih sering. Maka jangan heran jika dalam fase ini Bunda juga mendapati Si Kecil gumoh/ muntah karena kekenyangan.

Baca juga: Kenali, Yuk, 5 Pemicu Tantrum Si Kecil Agar Mom Bisa Antisipasi

Tips Menghadapi Si Kecil pada Fase Growth Spurt

Beri Si Kecil Pelukan dan Perhatian

Meskipun lebih rewel dari biasanya, growth spurt tidak disertai rasa sakit pada Si Kecil. Bunda bisa berikan banyak pelukan dan usapan sembari mengobrol dengannya, untuk memberikan ia rasa nyaman di masa pertumbuhannya untuk tumbuh kembang yang optimal.

Biarkan Si Kecil Tidur Lebih Lama

Sekitar satu hari sebelum growth spurt terjadi, beberapa bayi tidur lebih lama dari biasanya. American Academy of Sleep Medicine menunjukkan bahwa selama growth spurt, Si Kecil dapat tidur hingga 4,5 jam lebih lama dari waktu tidur biasanya. 

Ini adalah hal yang normal terjadi karena ia butuh tidur lebih banyak dan nyenyak agar tubuhnya dapat menghasilkan hormon pertumbuhan. Ketika Si Kecil mengalami hal seperti ini jangan membangunkannya ya, Bunda. Namun jika lebih dari itu Bunda bisa bangunkan Si Kecil untuk menyusu.

Booster ASI dengan Makan dan Minum 

Jika Bunda khawatir tubuh tidak dapat mengimbangi nafsu makan Si Kecil, pastikan untuk minum banyak cairan, serta menjaga asupan makanan supaya pasokan ASI tetap ada. Bunda bisa konsumsi makanan dan minuman yang mampu mem-booster pasokan ASI seperti minum minimal 2 liter air, makan sayur hijau seperti daun katuk, brokoli, bayam, kacang-kacangan seperti susu almond, dan kaya protein seperti telur dan ikan salmon.

Baca juga: Tinggi Badan Si Kecil yang Ideal sesuai Usianya

Jaga Kesehatan Moms dengan Istirahat

Bukan hanya Si Kecil yang mengalami perubahan, tapi pola tidur Bunda pun bisa berubah, dan jika tidak diperhatikan ini akan berpengaruh pada kesehatan. Oleh karena itu, jangan sungkan meminta bantuan oleh orang terdekat agar Moms bisa beristirahat. Sempatkan juga untuk tidur ketika Si Kecil tertidur.

Gunakan Popok yang Tepat untuk Si Kecil

Popok yang terlalu sempit, kebesaran atau penuh dengan pipis akan menambah kerewelan Si Kecil, oleh karena itu pastikan Moms mengganti popoknya setiap 3-4 jam sekali. 

Selain itu, fase growth spurt bisa terjadi sejak Si Kecil berusia 1-3 minggu, oleh karena itu Bunda perlu menggunakan popok khusus newborn. Merries Premium memiliki dua tipe, yaitu Merries Premium Tape/ perekat untuk bayi baru lahir dan Si Kecil yang belum terlalu aktif, serta Merries Premium Pants/ celana untuk Si Kecil yang sudah lebih aktif. Moms bisa menggunakan popok newborn Merries Premium Tape ukuran NB jika beratnya 0-5kg agar Si Kecil yang baru lahir tetap nyaman.

Merries Premium memiliki 5++ miliar pori sirkulasi udara yang mampu melepas udara lembap keluar namun tetap menahan cairan. Dengan bantalan 3D bergelombang, udara tetap dapat mengalir di antara popok dan kulit. Bantalan popok Merries Premium pun sangat lembut dan menyerap cairan dengan maksimal.

Bunda juga tak perlu takut popok bakal bocor karena Merries Premium memiliki daya tampung banyak dan dilengkapi Alarm Penanda Pipis yang akan berubah warna jika popok sudah penuh. Bunda bisa klik di sini untuk mencari informasi lebih lanjut tentang Merries Premium.

Mengenali fase growth spurt pada Si Kecil dapat membantu Bunda berpikir positif dan lebih siap dalam menghadapi Si Kecil. Penanganan yang tepat dari Bunda mampu mendukung kelancaran growth spurt sehingga tumbuh kembang Si Kecil menjadi lebih optimal. Jadi, jangan panik kalau Si Kecil rewel ya Bunda, mau makin tambah pintar, kok. Semangat, Bunda!

 
Penulis Dewi Shinta N
Editor Dewi Shinta N